Senin, 24 November 2014

Rumah Idaman

Dalam pekerjaan membangun dan mendesain rumah tinggal pada prinsipnya adalah membangun sebuah kepribadian. Dari sebuah bangunan rumah tinggal dapat tercermin gaya hidup dan bahkan kepribadian dari pemiliknya. Maka dari itu sebelum membangun sebuah bangunan rumah tinggal biasanya arsitek akan berusaha untuk mengenal lebih dalam mengenai kepribadian si pemilik rumah karena hal ini akan berpengaruh terhadap desain rumah serta konsep yang dibuat oleh si arsitek rumah anda. Untuk membangun sebuah rumah tinggal yang sesuai dengan karakteristik pemilik rumah tidak selamanya harus mahal.
Dalam membangun rumah pun ada faktor-faktor yang harus diperhatikan, salah satunya letak geografinya, arsitek dengan estetika dan juga masalah harga. Secara geografis, Indonesia beriklim tropis karena terletak di kawasan tropis dan diapit oleh Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Suhu udara antara 20 - 30 derajat Celsius, dengan curah hujan rata-rata 2.000-3.000 milimeter per tahun, turut menyuburkan hutan-hutan yang terserak di seluruh kepulauan. Kondisi tropis alam Indonesia identik dengan hutannya yang hijau. Potensi hutan yang hijau itu mampu menggugah para arsitek rumah tinggal  terutama para arsitek  yang desainnya mengaplikasikan  desain tropis modern
Desain minimalis yang menjadi tren pada beberapa tahun belakangan ini, terutama di Indonesia . Desain ini pada dasarnya,  merupakan modifikasi aliran desain bergaya modern, desain modern ini kemudian direduksi. Aliran ini sering pula diintepretasikan sebagai reaksi terhadap gaya ekspresionisme.
Di Indonesia, kecenderungan orang memilih desain arsitektur minimalis, semata-mata sebagai reaksi kejenuhan terhadap model bangunan yang cenderung monoton, banyak ornamen, susah dibersihkan dan lain-lain. Di lain sisi, tren minimalis juga dipengaruhi oleh gaya arsitektur dunia pada umumnya yang cenderung mengutamakan kesan praktis, sederhana namun tidak mengurangi fungsi dasar dan keindahannya
Biasanya membangun dan mendesain rumah perlu bantuan dari arsitek dan biasnya akan dibicarakan soal estetika, estetika sangat penting karena biasanya estetika ukurannya berbeda bagi setiap orang. Sama seperti
sebuah bahasa, bila tidak ada bahasa, maka pengetahuan tidak tertularkan. Dalam arsitektur, estetika adalah sebuah bahasa visual, yang tidak sama dengan beberapa bahasa estetika yang tidak visual, seperti bahasa itu sendiri. Estetika dalam arsitektur memiliki banyak sangkut paut dengan segala yang visual seperti permukaan, volume, massa, elemen garis, dan sebagainya, termasuk berbagai order harmoni, seperti komposisi.  
Estetika yang berbeda dicari untuk mendapatkan pengalaman estetis lain, misalnya turis luar negeri datang ke Bali. Estetika meskipun berkaitan dengan 'rasa' saat melihat bangunan juga dapat dibangun melalui aplikasi teori arsitektur. Inilah mengapa estetika patut dibahasakan dan dibahas dalam alat yang bernama komunikasi. Estetika dapat dimengerti dan dikembangkan melalui pemahaman berbagai hal menyangkut teori estetika, menjadi dasar bagi banyak cabang seni. Namun melihat berbagai dimensi yang mempengaruhi bagaimana seorang manusia mengapresiasi keindahan, estetika hanyalah sebuah media untuk mencoba menjelaskan apa yang disebut indah, namun tidak pernah bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dalam benak seseorang berkaitan dengan sensasi keindahan.

 sumber :
http://www.jasa-arsitek.com/articles/55-kiat-dan-tips-hemat-membangun-a-merenovasi-rumah.html
http://www.jasa-arsitek.com/articles/56-membangun-rumah-tidak-selamanya-harus-mahal-.html 
http://www.jasa-arsitek.com/articles/57-membuat-rumah-dengan-mengadaptasi-iklim-tropis.html
http://www.jasa-arsitek.com/articles/61-arsitek-dan-estetika-bangunan.html
http://www.jasa-arsitek.com/articles/65-trend-rumah-gaya-minimalis.html




Minggu, 16 November 2014

Kiat dan TipsHemat Membangun dan Merenovasi Rumah

Bagaimana mungkin desain arsitektur yg bikin mahal desain bangunan rumah tinggal anda ?
Desain Arsitektur hanya 0,7 s/d 2,8% dari seluruh biaya membangun sebuah rumah tinggal,
yaa…., kembali hanya 0,7 s/d 2,8% (tergantung scope pekerjaan) dari semua pengeluaran
belanja bahan bangunan dan bayar tukang / buruh bangunan.
Ya, kadang Desain Arsitektur / Design Architecture malah lebih murah dari harga WC yang
anda beli. Hahahaha…. jadi bagaimana mungkin ada pendapat yang mengatakan mau ’ngirit’
biaya membangun rumah dengan tidak menggunakan jasa Arsitektur desain ( Design
Architecture ). Ini berarti dia hanya bisa ’ngirit’ 2,8%, padahal dari yang 97,2% biaya desain
bangunan lainnya potensi akan terjadi banyak sekali kesalahan sangat tinggi; tiap kesalahan
berarti pengeluaran uang tanpa guna.
Beberapa kesalahan yang bisa timbul bila anda membangun rumah dan merenovasi bangunan
tanpa menggunakan jasa Arsitektur Desain :
- Kesalahan pada bentuk bangunan arah dan tata-letak massa bangunan.
- Kesalahan tata letak ruangan dalam bangunan ( desain interior )
- Kesalahan ukuran dan orientasi ruangan ( desain eksterior )
- Kesalahan perletakan pintu jendela dan bentuk pintu
- Kesalahan proporsi tinggi bangunan
- Kesalahan pemilihan dan ukuran atau campuran bahan bangunan
- Kesalahan konsep dan type bangunan
- Kesalahan cita-rasa dan gaya bangunan ( desain interior dan desain eksterior ), dll.
Hal di atas akan berdampak sangat merugikan disisi anda. yah, tanpa sadar akan banyak sekali
pengeluaran yang menggerogoti dompet anda. Ya, tanpa sadar karena tak terhitung, sulit
dihitung, dan sudah tidak bisa dihitung lagi, sering malah sudah malas dihitung lagi karena
sudah kadung terlanjur, dan juga karena kesibukan di’cecer’ permintaan, pendapat dan saran
pemborong / mandor / tukang yang jalan keluarnya anda sendiri tidak tahu, hingga akhirnya
yang terpikir hanya ’asal jadi saja bangunannya’.
Jadi kalau mau ’ngirit’ membangun rumah, awasi yang paling potensial membawa kerugian,
yaitu yang 97,2% tadi. Bagaimana caranya ? Gunakan yang 0,7 s/d 2,8% itu. Gunakan Jasa
Desain Arsitek ( arsitektur desain )yang berpengalaman. Dengan Gambar Desain Arsitek yang
berpengalaman, kesalahan-kesalahan sewaktu pembangunan dapat dihilangkan,
kesalahan-kesalahan beli bahan bangunan dapat ditiadakan. Dalam Gambar Lengkap
Arsitektur semua detail sudah diselesaikan, jadi Pemborong / Mandor / Tukang tidak banyak
merepotkan anda.
Nb. Arsitek yang berpengalaman adalah Arsitek yang berpengalaman di semua lini pekerjaan,
pengalaman dalam Konsep Desain, pengalaman dalam Pengembangan Desain, pengalaman
dalam Gambar Kerja, pengalaman dalam Pengawasan. Lihat CV nya, lihat pengalaman
kerjanya di Konsultan yang terkenal reputasinya, lihat contoh gambar hasil desainnya.  Dan
bertanyalah desain apa saja yang pernah dikerjakan oleh si arsitek secara spesifik seperti
misalnya :
desain rumah tinggal, desain cafe, desain ruko, desain villa mewah, desain kantor,
desain minimarket
. Belum lagi masalah style desain dari arsitek : apakah
minimalis, klasik, tropis modern, Bali etnik, mediteranean, dll
. Kesemua faktor diatas harus disesuaikan dengan kebetuhan anda sehingga anda
menemukan arsitek yang tepat untuk kebutuhan desain anda. 

 sumber : http://www.jasa-arsitek.com/articles/55-kiat-dan-tips-hemat-membangun-a-merenovasi-rumah.html

Membangun Rumah Tidak Selamanya Harus Mahal

Pekerjaan membangun dan desain rumah tinggal pada prinsipnya adalah membangun
sebuah kepribadian. Dari sebuah bangunan rumah tinggal dapat tercermin gaya hidup dan
bahkan kepribadian dari pemiliknya. Maka dari itu sebelum membangun sebuah bangunan
rumah tinggal biasanya arsitek akan berusaha untuk mengenal lebih dalam mengenai
kepribadian si pemilik rumah karena hal ini akan berpengaruh terhadap desain rumah serta
konsep yang dibuat oleh si arsitek rumah anda. Untuk membangun sebuah rumah tinggal yang
sesuai dengan karakteristik pemilik rumah tidak selamanya harus mahal.
Berikut ini adalah beberapa tips untuk dapat membangun rumah secara hemat dan tepat guna :
•    Selalu jujur dengan diri sendiri, artinya design sebuah rumah tinggal sebaiknya mengikuti
karakteristik si pemilik rumah dalam hal ini gaya hidup dan kepribadiannya. Janganlah selalu
mengikuti trend yang sedang berkembang karena hal itu belum tentu cocok dengan
karakteristik anda.(karakteristik rumah anda adalah karakteristik anda)
•    Kenalilah kebutuhan anda, artinya desain rumah tinggal yang baik adalah apabila semua
ruangan yang ada pada rumah itu memiliki fungsi yang fungsional sesuai dengan kebutuhan
dari si pemilik rumah. Hindarilah pemborosan terhadap pembuatan ruangan interior yang tidak
perlu.
 at ruang terbuka yang cukup sehingga memungkinkan terjadinya sirkulasi udara di dalam
rumah tersebut. Ruang terbuka yang di maksud bisa berupa softscape (taman) atau hardscape.
•    Konsultasikan kebutuhan anda untuk membangun sebuah rumah disesuaikan dengan
anggaran yang anda rencanakan dengan konsultan rumah atau kontraktor rumah yang baik
artinya yang dapat  memberikan saran-saran dan solusi yang terbaik untuk anda.
•    Setelah berkonsultasi mantapkan pilihan anda, sadari benar apa kebutuhan dan keinginan
anda agar pembangunan bisa berjalan lancar. Dalam artian anda tidak berubah pikiran di
tengah- tengah proses membangun, yang mengakibatkan pekerjaan lama terpending atau
bahkan mengalami perubahan karena setiap perubahan berarti tambahan biaya.
Dengan tips- tips diatas maka diharapkan pembangunan rumah tinggal dapat secara lancar
dilakukan tentunya sesuai dengan spesifikasi, anggaran dan waktu pembangunan yang telah

ditetapkan.
sumber : http://www.jasa-arsitek.com/articles/56-membangun-rumah-tidak-selamanya-harus-mahal-.html 

Rumah Untuk Iklim Tropis

Secara geografis, Indonesia beriklim tropis karena terletak di kawasan tropis dan diapit oleh
Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Suhu udara antara 20 - 30 derajat Celsius, dengan
curah hujan rata-rata 2.000-3.000 milimeter per tahun, turut menyuburkan hutan-hutan yang
terserak di seluruh kepulauan. Kondisi tropis alam Indonesia identik dengan hutannya yang
hijau. Potensi hutan yang hijau itu mampu menggugah para arsitek rumah tinggal  terutama
para arsitek  yang desainnya mengaplikasikan
desain tropis modern
=======================================================
Dengan latar belakang tersebut, perwujudan konstruksi dan eksterior & interior desain rumah
tinggal
yang mengadaptasi kondisi iklim Indonesia lebih menguntungkan penghuninya. Adaptasi
tersebut sangat memungkinkan penghuni berhemat karena mudahnya perawatan.
Adaptasi rumah tinggal bagi arsitek rumah tropis modern yang menyesuaikan dengan kondisi
iklim Indonesia yang tropis dan identik dengan ekologi tropisnya, yakni hutan yang subur,
diterjemahkan dalam desain tematis arsitektur sebagai rumah tropis, interior desain maupun
bagian eksteriornya. Dengan demikian, salah satu ciri rumah tropis modern adalah memiliki
banyak tanaman hijau, baik pepohonan ataupun tanaman bertubuh rendah (shrubs), atau
dengan kata lain sangat lekat dengan unsur alam dan natural, baik itu interior design maupun
eksteriornya.
Unsur modern yang ditambahkan dalam rumah tropis memiliki arti terkini atau terbaru. Trend
desain rumah tinggal yang saat ini adalah berkonsep minimalis dimana konsep desain
minimalis sangat menguntungkan rumah tinggal yang memiliki keterbatasan lahan. Kendati
demikian, keterbatasan lahan bukanlah arti keseluruhan dari konsep desain minimalis. Praktis,
simpel, dan efisien adalah karakter dari desain minimalis. Anda bisa memanfaatkan jasa arsitek
rumah untuk melakukan hal seperti ini.
Jika berbicara mengenai konsep rumah tinggal tropisn saja, kita akan berbicara masalah
keseimbangan, misalnya bagian desain interior & eksteriornya. Seperti daerah tropis, matahari
yang terik dan curah hujan yang tinggi diseimbangkan dengan banyaknya tanaman yang
diyakini bisa memberikan perlindungan terhadap habitat di bawahnya. Ditambah pemanfaatan
bukaan yang lebar pada sisi-sisi rumah untuk penghawaan silang (sirkulasi udara) dan
memasukan sinar matahari sebanyak mungkin agar ruangan menjadi terang oleh pencahayaan
alami.
Desain dari arsitek rumah tinggal tropis harus memperhatikan pemakaian overhang atau
teritisan pada konstruksi atap agar menjadi pertimbangan tersendiri untuk mengatasi curah
hujan yang tinggi pada iklim tropis. Desain atap dengan kemiringan lebih dari 30
akan membantu untuk mengalirkan curah hujan yang  tinggi sehingga  bangunan terhindar dari
bahaya akan bocor.
Jadi, konsep keseimbangan arsitektur rumah tinggal tropis sebenarnya kental dengan nuansa
natural dan menyatu dengan alam. Ekologi alam tropis itu diwujudkan dalam konsep lingkungan
binaan dengan desain rumah yang memberikan banyak ruang terbuka dan banyak tanaman

hijau, yang diletakkan di luar atau di dalam ruangan. 
sumber : http://www.jasa-arsitek.com/articles/57-membuat-rumah-dengan-mengadaptasi-iklim-tropis.html

Arsitek dan Estetika bangunan

Mengapa Arsitek perlu membicarakan estetika?
Tentu saja perlu dan cukup penting agar estetika bangunan lebih mudah dipahami dengan
suatu alat, karena biasanya estetika ukurannya berbeda bagi setiap orang. Sama seperti
sebuah bahasa, bila tidak ada bahasa, maka pengetahuan tidak tertularkan. Dalam arsitektur,
estetika adalah sebuah bahasa visual, yang tidak sama dengan beberapa bahasa estetika yang
tidak visual, seperti bahasa itu sendiri. Estetika dalam arsitektur memiliki banyak sangkut paut
dengan segala yang visual seperti permukaan, volume, massa, elemen garis, dan sebagainya,
termasuk berbagai order harmoni, seperti komposisi.  
Estetika yang berbeda dicari untuk mendapatkan pengalaman estetis lain, misalnya turis luar
negeri datang ke Bali. Estetika meskipun berkaitan dengan 'rasa' saat melihat bangunan juga
dapat dibangun melalui aplikasi teori arsitektur. Inilah mengapa estetika patut dibahasakan dan
dibahas dalam alat yang bernama komunikasi. Estetika dapat dimengerti dan dikembangkan
melalui pemahaman berbagai hal menyangkut teori estetika, menjadi dasar bagi banyak
cabang seni. Namun melihat berbagai dimensi yang mempengaruhi bagaimana seorang
manusia mengapresiasi keindahan, estetika hanyalah sebuah media untuk mencoba
menjelaskan apa yang disebut indah, namun tidak pernah bisa menjelaskan apa yang
sebenarnya terjadi dalam benak seseorang berkaitan dengan sensasi keindahan. Dalam teori
tentang estetika, dicoba dijelaskan berbagai sisi yang 'tersentuh' oleh keindahan sebuah obyek.
Jadi, apa yang indah bagi saya belum tentu indah bagi Anda.  
Mengapa preferensi berbeda? Apakah melulu hanya sebuah perbedaan genetika atau faktor
psikologis? Sebuah bangunan bisa jadi menarik bagi seseorang, namun tidak untuk yang lain.
Determinasi estetika dalam pikiran tidak melulu ditumbuhkan melalui faktor-faktor eksternal
yang hadir dari luar seorang subyek, namun juga hadir dari perangkat pengenalan dalam
dirinya. Karenanya arsitektur tidak selalu cukup hanya dipelajari melalui ilmu estetika yang
dangkal dan obyektif semata, perlu pendekatan subyektif untuk mengetahui sebuah preferensi.
Karenanya, arsitek yang berhasil dengan sebuah obyek arsitektural biasanya berhasil dengan
mengetahui lebih jauh tentang sisi subyektif klien, misalnya dengan proses berbincang-bincang
dengan seorang klien. Ini menjadikan arsitektur yang didasarkan pada intuisi saat mendesain,
selain bisa juga merupakan wadah kreativitas dari implementasi teori estetika.  
Keindahan memang subyektif, dalam diri setiap orang, pendapat tentang nilai estetika sebuah
bangunan seperti misalnya rumah tinggal, dipengaruhi oleh berbagai hal, antara lain;
subyektifitas diri sendiri. Sensasi hanya dimungkinkan bila fungsi biologis tubuh kita yang
berkaitan dengan fungsi sensasi dan persepsi dalam keadaan normal; misalnya mata bisa
melihat, hidung bisa mencium, pikiran dalam keadaan normal/perseptif. Mampukah suatu obyek
menggairahkan 'limbic' dalam otak kita sehingga merasa adanya kenikmatan saat berkontak
dengan sebuah obyek arsitektural. Kenikmatan yang didapatkan itu menjadikan otak kita
mengatakan sesuatu itu 'indah'. 
pengaruh dari lingkungan/masyarakat tentang apa yang disebut indah. Antara lain:
pendidikan : apa yang ditanamkan dunia edukasi tentang keindahan, mungkin merupakan
suatu pandangan yang ditekankan terus-menerus dan boleh jadi mengakar pada diri kita, serta
metode untuk mengapresiasi suatu obyek juga merupakan suatu metode yang ditekankan
secara terus-menerus.
opini yang berkembang di masyarakat. Kebanyakan melalui media, estetika diperkenalkan
sebagai konsensus dalam skala tertentu, apakah regional, kolonial, dan disebarluaskan dengan
berbagai cara. Terkadang estetika yang diperkenalkan dimaksudkan untuk mendukung sebuah
industri terkait tren arsitektur, seperti industri perumahan. Estetika yang merupakan ideal suatu
teritorial berbasis tradisi juga dapat memberi pengaruh teramat besar. 
pilihan yang diberikan oleh situasi, hanya pilihan yang memungkinkan akan dipilih digunakan
dalam rancangan si arsitek.
sumber : http://www.jasa-arsitek.com/articles/61-arsitek-dan-estetika-bangunan.html


Trend Rumah Tinggal Gaya Minimalis

Beberapa tahun belakangan ini, tren atau gaya arsitektur di Indonesia cenderung ke arah minimalis
Sebenarnya apa yang disebut Minimalisme itu?
Pada dasarnya, arsitektur minimalis merupakan modifikasi aliran desain bergaya modern.
Desain modern ini kemudian direduksi. Aliran ini sering pula diintepretasikan sebagai reaksi
terhadap gaya ekspresionisme.
Di Indonesia, kecenderungan orang memilih desain arsitektur minimalis, semata-mata sebagai
reaksi kejenuhan terhadap model bangunan yang cenderung monoton, banyak ornamen, susah
dibersihkan dan lain-lain. Di lain sisi, tren minimalis juga dipengaruhi oleh gaya arsitektur dunia
pada umumnya yang cenderung mengutamakan kesan praktis, sederhana namun tidak
mengurangi fungsi dasar dan keindahannya.
Minimalisme pun rupanya bukan tanpa masalah. Pada beberapa kasus, dengan saking
inginnya seorang arsitek menerapkan 100% minimalis, masalah baru pun dapat timbul. Contoh
paling mudah adalah atap datar dari cor beton yang diterapkan secara total pada suatu
bangunan rumah tinggal.
Tak bisa dipungkiri, desain bangunan rumah minimalis yang sering kita lihat di majalah luar
negeri cenderung tanpa atap. Karena Indonesia terletak di khatulistiwa dan memiliki iklim tropis,
maka sebenarnya, atap dak beton kurang cocok.
Pada musim panas, dak beton menerima panas terus menerus dari matahari. Di samping
memberikan radiasi panas pada ruangan di bawahnya, dak beton pun cenderung retak. Pada
musim penghujan, retakan tersebut dapat terisi air dan bocor pun menjadi masalah yang umum
terjadi.
Meski sebetulnya, beton cor dapat disubstitusi dengan material lain seperti atap baja ringan,
pada prakteknya, radiasi panas matahari tetap menjadi masalah. Pada saat terik panas ruang
pun dapat meningkat. Saat hujan, suara berisik air yang mengenai permukaan atap menjadi
pengganggu.
Elemen lain yang tak kalah penting dalam desain minimalis adalah kusen dan jendela.
Biasanya bangunan minimalis menggunakan kusen dan jendela yang terbuat dari bahan tahan
cuaca seperti aluminium. Karena bangunan minimalis cenderung tanpa atap maka tidak adanya
perlindungan terhadap kusen dan jendela. Penggunaan material kayu sangat tidak disarankan
karena muai susutnya dan rusaknya finishing yang tergerus air hujan dan sinar matahari.
 1 / 2Trend Rumah TInggal Gaya Minimalis
Friday, 15 January 2010 12:00 - Last Updated Thursday, 01 March 2012 19:05
Nah, dari paparan diatas maka dapat disimpulkan bahwa sebenarnya mengadaptasi trend
arsitektur minimalis pada bangunan seperti rumah tinggal tidaklah dilarang atau salah. Tetapi
trend minimalis yang ada juga harus disesuaikan dengan karakteristik tropis di Indonesia
supaya jangan sampai terjadi "korban trend". Hal diatas hanyalah beberapa unsur saja dari
unsur- unsur lainnya yang harus diperhatikan.
Bagaimana menurut anda ???? 

sumber : http://www.jasa-arsitek.com/articles/65-trend-rumah-gaya-minimalis.html