Minggu, 19 Oktober 2014

Teknologi Dua Menit Charging untuk 70% Daya Baterai
Zaman sekarang, gadget merupakan alat elektronik yang paling banyak digunakan oleh masyarakat. Gadget sudah menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dan menjadi gaya hidup dari seorang manusia modern. Mengutip pendapat pakar teknologi informasi dari Institut Teknologi Bandung(ITB), Dr. Dimitri Mahayana, bahwa sekitar 5-10 persen gadget mania terbiasa menyentuh gadgetnya sebanyak 100-200 kali dalam sehari, baik untuk mengirim pesan instan maupun mengunggah status. Di Indonesia, demam gadget ini sudah berlangsung sejak 2008. Indonesia kini bahkan telah menjadi salah satu negara dengan pengguna Facebook dan Twitter terbesar di dunia, yang penggunanya masing-masing mencapai 51 juta dan 19,5 juta orang.Ini adalah kenikmatan penduduk dunia abad ke-21.
Penggunaan gadget yang terlalu sering menyebabkan daya baterai pun akan lebih cepat habis dan pengisian ulang daya baterai akan lebih sering dilakukan. Mengingat begitu pentingnya gadget dalam keseharian kita, banyak cara yang dilakukan agar daya baterai tetap awet dan pengisian ulang daya baterai dapat dilakukan dengan cepat tanpa menggangu aktivitas, salah satunya yaitu dengan menggunakan powerbank.
Powerbank merupakan alat pengisian ulang daya baterai yang dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Namun sayangnya, penggunaan powerbank yang terlalu sering malah justru memperpendek umur baterai gadget itu sendiri. Tiada perlu untuk bersedih karena ada kabar gembira untuk kita semua. Kini sedang banyak dikembangkan sebuah baterai yang mempunyai kemampuan untuk melakukan pengisian dalam waktu singkat atau biasa disebut dengan istilah fast charging. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Nanyang Technology University, Singapura. Mereka berhasil menemukan sebuah baterai yang mampu diisi hingga 70 persen hanya dalam waktu 2 menit saja.
Baterai tersebut juga memliki  usia yang lebih lama dibandingkan dengan baterai yang saat ini beredar di pasaran, dengan ketahanan 10 kali lebih lama. Sebuah baterai lithium-ion yang saat ini yang banyak beredar di masyarakathanya memiliki usia 500 kali pengisian. Sementara itu, selain memiliki kemampuan fast charging, baterai hasil kreasi para peneliti tersebut punya ketahanan mencapai 10 ribu kali pengisian. Mengapa demikian? Para peneliti tersebut menggunakan gel sebagai anoda dan terdapat pula titanium dioksida nanotube pada baterai tersebut. Alhasil, baterai pun memiliki kemampuan pengisian super cepat dengan usia yang lebih lama. Kabar baiknya, baterai ini pun sudah menjadi lisensi dari sebuah perusahaan yang masih dirahasiakan namanya. Dan kemungkinan dalam waktu dekat baterai tersebut akan masuk dalam tahap produksi. Nampaknya baterai ini bisa jadi pilihan nih untuk pengguna gadget yang mempunyai masalah dengan baterai yang mudah low dan bisa membuat pengguna gadget tetap eksis.
Referensi :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar